Jual Beli Mobil Rusak, Ini Tips-Tipsnya!

Jual Beli Mobil Rusak, Ini Tips-Tipsnya!

Jual beli mobil rusak adalah sebuah bisnis yang menjanjikan bila Anda mampu menjalankannya.
Mobil rusak macam-macam bentuknya, tapi terbagi 2 bahagian besar: rusak mesin dan rusak body.

Kalau Anda tidak faham permesinan, jual beli mobil yang rusak mesin tentu akan sangat berresiko. Karena untuk mengetahui seberapa parah kerusakan mesin sangat sulit dilakukan. Sering kondisi mesin tidak bisa 100% fit, walaupun telah dilakukan penggantian komponen-komponennya. Sebaliknya untuk mobil rusak body karena sifatnya yang mudah dilihat, bisa Anda dijalankan biasa saja. Hanya perlu menghafalkan berapa harga yang dipatok bengkel body.

Berikut adalah jenis-jenis mobil rusak body dan cara menanganinya:

1. Keropos.
Bodi keropos sering dialami mobil-mobil lama, apalagi dipakai di daerah pantai yang salinitas airnya tinggi, sehingga mengundang korosi. Penanganan kerusakan ini biasanya ditambal ulang. Perlu diingat, bila keroposnya ada di dekat tangki bahan bakar atau pada sudut-sudut lis kaca tentu penanganan akan lebih sulit dan memakan biaya yang lebih besar.

2. Body Penyok, disebut juga ringsek ringan.
Bodi penyok biasanya disebabkan menyerempet kendaraan lain atau benda tidak bergerak. Sering terjadi pada pintu-pintu dan bumper mobil. Rusak type ini biasanya berbiaya murah, berkisar ratusan ribu rupiah.

3. Amblas atau Ringsek.
Kerusakan type ini sangat serius, dan dialami mobil kecelakaan akibat tabrakan atau terguling. Tentu butuh perhitungan cermat untuk mengolah mobil rusak seperti ini. Biaya yang dikeluarkan bisa berkisar jutaaan, belasan, sampai puluhan juta. Tergantung type juga.

4. Mobil Klasik
Mengolah mobil klasik punya kekhasan tersendiri juga. Bila sparepart bodi yang kena sudah tidak beredar di pasaran lagi, maka harus dibuatkan oleh bengkel seluruh bodinya atau disebut juga di-karoseri-kan kembali. Tentu biayanya juga besar, dan kemungkinan tidak presisi juga besar. Dibutuhkan pemilihan bengkel yang tepat.